Susanto Dan Irene Mulus Pada Babak Pertama Perorangan Asia


Chongsheng kemudian beruntun melancarkan skak abadi melalui diagonal g5-f6-e7, namun itulah kesalahan pecatur yang masih kurang pengalaman. Seharusnya ia melindungi petak g2 dengan menggerakkan Bentengnya ke g1 untuk memunahkan serangan Susanto. Akibatnya setelah Kuda Hitam mundur ke g6 pada langkah ke-36 untuk menutup skak Putih, permainan sudah berbalik untuk keunggulan Hitam. Selangkah kemudian Chongsheng membuat kesalahan fatal lagi dan langsung menyerah begitu melihat Kuda Susanto kembali merangsek melalui petak f4!

Partai Irene juga tidak kalah menariknya. Pada langkah ke-27 ia mengorbankan Menteri untuk ditukar dengan Benteng dan Kuda lawan, namun ia mendapat kompensasi berupa pasangan Gajah aktif dan Benteng yang menguasai baris kedua lawan. Irene sempat membuat beberapa langkah tidak akurat, namun Christy yang cemas karena bidak g2-nya terus terancam bermain pasif, membuat Irene leluasa terus memperbaiki posisinya. Dan pada langkah ke-41 Christy tidak mungkin lagi menghindari ancaman ster-skak sehingga langsung menyerah. Notasi kedua partai di atas dapat dilihat dalam lampiran.

Kejuaraan Catur Perorangan Asia ke-9 yang berlangsung 20-30 April 2010 ini juga merupakan babak kualifikasi menuju Piala Dunia 2011. Ada lima tiket di bagian putra dan satu tiket di bagian putri. Tercatat 89 pecatur putra dan 24 pecatur putri dari 15 negara Asia ikut ambil bagian. Di bagian putra ada 32 Grandmaster (GM), di bagian putri ada 2 Master Internasional (MI putra) dan 7 Grandmaster Wanita (GMW).

Cina tercatat sebagai negara kedua yang paling banyak mengirimkan atletnya, yaitu 25 pecatur (19 putra 6 putri) di samping tuan rumah Filipina yang menurunkan 35 pecatur (31 putra 4 putri). Indonesia hanya mengirimkan dua pecatur putra dan dua pecatur putri, yaitu GM Susanto Megaranto dan MI Nasib Ginting, serta GMW Irene Kharisma Sukandar dan MFW Dewi AA Citra.

Info KONI

KONI Pacitan mengucapakan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Allah meridhoi kita semua.